Pemeriksaan kesehatan gratis di Indonesia yang mencakup tes kesehatan mental
Liga335 – Pemeriksaan kesehatan gratis di Indonesia akan mencakup tes kesehatan mental
Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang digagas pemerintah juga akan menyaring masalah kesehatan jiwa, karena masalah kesehatan jiwa sering kali tidak terdeteksi dan tidak terdiagnosa, menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang mengatakan pada hari Rabu bahwa, berdasarkan sebuah laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), satu dari delapan orang di dunia mengalami gangguan jiwa. Dengan rasio tersebut, Indonesia mungkin memiliki 28 juta orang dengan gangguan jiwa. “Ini adalah penyakit yang terstigma.
Orang takut untuk terbuka tentang penyakit mereka. Oleh karena itu, kementerian akan turun tangan untuk mengatasi masalah ini,” jelasnya.Sadikin menekankan bahwa pemeriksaan kesehatan jiwa sama pentingnya dengan pemeriksaan kesehatan dasar, seperti tes darah.
Untuk program PKG, kementerian akan menggunakan kuesioner untuk mengidentifikasi berbagai jenis masalah kesehatan jiwa. “Ada yang mengalami ADHD (gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif), bulimia, gangguan makan, autisme, atau gangguan saraf,” Saat ini, kementerian sedang memperluas layanan kesehatan jiwa di puskesmas untuk memberikan konsultasi psikologis. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023 mencatat prevalensi gejala depresi tertinggi di kalangan anak muda berusia 15-24 tahun, perempuan, individu dengan tingkat pendidikan SMP atau lebih rendah, pengangguran, mereka yang masih bersekolah, dan pekerja yang tidak memiliki keahlian khusus, seperti supir atau pembantu rumah tangga.
Prevalensi tertinggi terdapat di Jawa Barat, sedangkan yang terendah terdapat di Bali, dan hanya 10,4 persen orang muda dengan depresi yang mencari pengobatan. Meskipun memiliki angka kejadian depresi tertinggi, kelompok ini adalah kelompok yang paling kecil kemungkinannya untuk mendapatkan perawatan.