One Piece: Bagaimana tengkorak kartun menjadi simbol pembangkangan di Indonesia

One Piece: Bagaimana tengkorak kartun menjadi simbol pembangkangan di Indonesia

One Piece: Bagaimana tengkorak kartun menjadi simbol pembangkangan di Indonesia

Liga335 daftar – Bagaimana tengkorak kartun menjadi simbol pembangkangan di Indonesia
6 Agustus 2025 Share Save Kelly Ng News, Singapura Share Save
Bendera dari anime One Piece telah muncul di seluruh Indonesia sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang semakin terpusat
Dalam anime populer Jepang, One Piece, bendera hitam bergambar tengkorak dengan topi jerami dibawa oleh kru bajak laut yang beringas yang telah menjadikannya sebagai misi mereka untuk menantang rezim yang kejam dan memperjuangkan kebebasan. Pada bulan Juli, lambang-lambang ini mulai bermunculan di seluruh Indonesia – di sepanjang pintu rumah, di bagian belakang mobil, dan dilukis di dinding. Bagi banyak orang, lambang-lambang tersebut merupakan respon terhadap seruan pemimpin Indonesia Prabowo Subianto agar masyarakat Indonesia mengibarkan bendera merah putih menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus.

Sebaliknya, beberapa orang Indonesia memilih untuk mengibarkan bendera-bendera bajak laut ini, yang dikenal sebagai Jolly Rogers, sebagai simbol ketidakpuasan mereka, dan banyak yang mengkritik apa yang mereka katakan sebagai pemerintahan yang semakin terpusat yang dipimpin oleh Prabowo. Namun, gerakan tersebut tidak tidak diterima dengan baik oleh semua pihak. Awal pekan lalu, Wakil Ketua DPR mengkritik pengibaran bendera tersebut, dan menyebutnya sebagai “upaya untuk memecah belah bangsa”.

Seorang anggota parlemen lainnya bahkan mengatakan bahwa hal tersebut bisa dianggap sebagai pengkhianatan.
One Piece, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1997 sebagai manga oleh Eiichiro Oda, adalah salah satu waralaba paling populer di dunia. Manga ini telah terjual lebih dari 520 juta eksemplar, sementara serial TV-nya telah tayang lebih dari 1.

100 episode. Serial ini memiliki basis penggemar yang besar dan berdedikasi di Indonesia, di mana anime Jepang sangat dicintai. Seperti halnya para bajak laut dalam serial ini, yang dipimpin oleh pemimpin mereka Monkey D Luffy, mengibarkan Jolly Rogers sebagai simbol kebebasan melawan pemerintah mereka, beberapa penduduk Indonesia mengatakan bahwa mengibarkan bendera adalah “simbol bahwa kita mencintai negara ini, tetapi tidak sepenuhnya setuju dengan kebijakannya”.

Anime ini merefleksikan ketidakadilan dan ketidaksetaraan yang dialami oleh masyarakat Indonesia, kata Ali Maulana, seorang penduduk kota Jayapura di provinsi Papua. “Meskipun negara ini secara resmi adalah negara Meskipun sudah merdeka, banyak dari kita yang belum merasakan kemerdekaan itu dalam kehidupan sehari-hari,” katanya kepada Bahasa Indonesia. Baginya dan banyak orang lainnya, keputusan untuk mengibarkan bendera tersebut merupakan respon dari pidato yang disampaikan oleh Presiden Prabowo pada akhir Juli lalu.

“Kibarkan bendera merah putih di mana pun Anda berada. Merah melambangkan darah yang ditumpahkan untuk kemerdekaan kita, putih melambangkan kesucian jiwa kita,” kata Prabowo. Dendi Christanto, yang memiliki toko pakaian Wik Wiki di Jawa Tengah, mengatakan bahwa ia telah menerima “ribuan pesanan” bendera setelah pidato presiden.

“Sejak akhir Juli, saya menerima ratusan pesanan per hari dari seluruh Indonesia,” kata Dendi kepada media Jakarta Post. Namun, beberapa pejabat tinggi tidak terlalu terkesan. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, yang secara luas dianggap sebagai tangan kanan Prabowo, menggambarkan gerakan ini sebagai “upaya terkoordinasi untuk memecah belah bangsa”.

“Kita harus secara kolektif menolak tindakan-tindakan seperti itu,” katanya awal pekan lalu. Seorang anggota parlemen lain dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Golkar, Firman Soebagyo, mengatakan bahwa mengibarkan bendera-bendera tersebut bahkan dapat dianggap sebagai pengkhianatan. Namun pada hari Selasa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa presiden sendiri “tidak keberatan” dengan bendera-bendera tersebut sebagai bentuk “ekspresi kreatif”.

“Namun, hal itu tidak boleh digunakan untuk menantang atau mengurangi arti penting bendera merah putih. Keduanya tidak boleh ditempatkan berdampingan dengan cara yang mengundang perbandingan atau konflik,” kata kantornya dalam sebuah pernyataan. Di Indonesia, tidak ada undang-undang yang membatasi pengibaran bendera fiksi, namun undang-undang menetapkan bahwa jika dikibarkan berdampingan dengan bendera nasional merah-putih, bendera negara harus selalu dikibarkan lebih tinggi.

Polisi di ibu kota Jakarta mengatakan bahwa mereka “mengawasi penggunaan bendera dan simbol-simbol non-nasional yang tidak sesuai dengan semangat nasionalisme, termasuk bendera bertema bajak laut atau fiksi”.

'Ancaman terhadap keamanan nasional'

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *