Indonesia menargetkan 16.141 sekolah dalam program revitalisasi nasional.
Liga335 – Indonesia menargetkan 16.141 sekolah dalam program revitalisasi nasional Berita terkait: Pemerintah mengerahkan militer untuk mempercepat pembersihan sekolah di Sumatera Barat Blora, Jawa Tengah (ANTARA) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berencana merevitalisasi 16.141 unit pendidikan untuk meningkatkan akses terhadap fasilitas yang memadai dan mendukung kualitas pendidikan secara nasional.
“Awalnya, program ini menargetkan 10.440 sekolah. Melalui pengelolaan mandiri, jumlahnya meningkat menjadi 16.
141 sekolah,” kata Mariman Darto, staf ahli bidang manajemen talenta, pada Sabtu.Mulai tahun 2025, sekolah-sekolah akan melaksanakan program revitalisasi melalui pengelolaan mandiri, atau swakelola, yang memungkinkan sekolah mengawasi tata kelola, pelaksanaan proyek, dan partisipasi masyarakat.Inisiatif ini mencakup rehabilitasi bangunan dan pembangunan ruang kelas baru, terutama untuk sekolah-sekolah dengan jumlah siswa yang terus meningkat.
Peningkatan utama fokus pada atap, toilet, pengecatan, dan sanitasi secara keseluruhan. Fase kedua akan mencakup sekitar 60.000 sekolah tambahan, dimulai pada Maret 2026.
Dengan dana yang telah disetujui oleh Kementerian Keuangan. Pada tahun 2025, Kabupaten Blora menerima alokasi tertinggi di Jawa Tengah untuk revitalisasi sekolah.Enam puluh enam unit, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas (SMA), menerima Rp62,4 miliar (US$3,7 juta), termasuk empat taman kanak-kanak, 27 sekolah dasar, 27 sekolah menengah pertama, tiga sekolah menengah atas, dan lima sekolah kejuruan.
Darto mengatakan bahwa peningkatan fasilitas pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara nasional.Program ini memenuhi mandat konstitusional pemerintah untuk mendidik warga negara, mengembangkan sumber daya manusia, dan merupakan bagian dari misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.