Indonesia menyalurkan Rp420 miliar untuk meningkatkan pelatihan olahraga nasional.
Liga335 daftar – Indonesia menyalurkan Rp420 miliar untuk meningkatkan pelatihan olahraga nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia telah menyalurkan dana sebesar Rp420,2 miliar (lebih dari US$25 juta) kepada 13 asosiasi olahraga nasional untuk mendukung pelaksanaan program pelatihan nasional mereka tahun ini.Selama penandatanganan perjanjian kerja sama antara kementeriannya dan asosiasi-asosiasi tersebut di Jakarta pada Senin, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menekankan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk cabang olahraga yang diwakili Indonesia di Olimpiade Musim Panas Paris 2024. Rincian alokasi dana meliputi Rp24,9 miliar untuk panjat tebing, Rp37,6 miliar masing-masing untuk angkat besi dan bulu tangkis, Rp20,3 miliar untuk panahan, Rp19,9 miliar untuk atletik, Rp19,2 miliar untuk dayung, Rp18 miliar untuk menembak, Rp13,4 miliar untuk balap sepeda, Rp10,6 miliar untuk judo, Rp9,8 miliar untuk renang, Rp8,9 miliar untuk selancar, dan Rp8,8 miliar untuk senam.
Ariotedjo menyatakan bahwa Persatuan Sepak Bola Selandia Baru (PSSI) menerima dana terbesar. Bagi hasil—Rp199,7 miliar—meskipun tim sepak bola Indonesia gagal lolos ke Olimpiade tahun lalu.Menteri menjelaskan bahwa keputusan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pengembangan ekosistem sepak bola Indonesia sebagai olahraga strategis nasional.
Selain itu, dana sebesar Rp4,9 miliar dan Rp7,9 miliar dialokasikan untuk persiapan terkait partisipasi Indonesia dalam turnamen panjat tebing dan selancar tingkat dunia tahun ini, masing-masing.Menteri tersebut menekankan bahwa pemerintah telah melakukan proses evaluasi yang panjang dan komprehensif melibatkan akademisi dan ahli olahraga sebelum mengambil keputusan pendanaan. Ia juga memberikan peringatan kepada semua pemangku kepentingan untuk memastikan penggunaan dana yang tepat, dengan menekankan bahwa penyalahgunaan dana akan berakibat pada konsekuensi hukum.”
Kami akan mengambil tindakan hukum yang tegas,” ia tekankan.Selain itu, Ariotedjo menyoroti bahwa dana tersebut harus digunakan secara efektif untuk meningkatkan kinerja di berbagai bidang. Berbagai cabang olahraga, dengan tujuan untuk berpartisipasi dan meraih prestasi dalam ajang internasional mendatang, terutama SEA Games 2025, Asian Games 2026, dan Olimpiade 2028.