Indonesia akan meninjau anggaran makanan gratis seiring dengan kenaikan harga minyak mentah mencapai $100.
Liga335 – TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa akan memantau efisiensi anggaran Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) setelah harga minyak global melampaui US$100 per barel. Pemerintah akan memantau dampak kenaikan harga minyak global selama sebulan ke depan.
Namun, ia menegaskan bahwa langkah ini tidak berarti pemotongan anggaran. “Jadi, anggaran MBG tidak akan dikurangi, kecuali yang tidak produktif,” kata Purbaya saat mengunjungi Pasar Tanah Abang, Jakarta, pada Senin, 9 Maret 2026. Bendahara Negara menjelaskan bahwa anggaran yang tidak perlu akan dievaluasi ulang.
Misalnya, pembelian motor dan komputer baru. Ia menekankan bahwa anggaran yang akan dievaluasi adalah untuk pembelian barang-barang yang tidak terkait dengan makanan. Dengan demikian, pengeluaran untuk program makanan bergizi gratis dijamin efektif dan efisien.
Setelah sebulan, pemerintah akan mengevaluasi kembali harga minyak dan dampaknya. “Sehingga kita dapat membuat kebijakan yang tepat. Percayalah padaku, aku cukup pintar,” h e mengatakan.
Opsi untuk memangkas pengeluaran MBG sebelumnya telah disebutkan oleh Purbaya selama acara berbuka puasa bersama jurnalis di kantornya pada 6 Maret 2026. Langkah ini diambil untuk menekan defisit anggaran negara akibat lonjakan harga minyak dunia. Pada saat itu, Purbaya menjelaskan bahwa berdasarkan perhitungan Kementerian Keuangan, jika harga minyak melebihi US$92 per barel, defisit anggaran negara akan mencapai sekitar 3,6-3,7 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Ia menyatakan bahwa Indonesia sebelumnya pernah mengalami lonjakan harga minyak dunia hingga US$150-200 per barel. Kondisi tersebut tidak menyebabkan ekonomi kolaps, tetapi memperlambatnya. Harga minyak global melampaui US$100 per barel pada Senin, 9 Maret 2026.
Bersamaan dengan itu, pada awal perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,79 persen menjadi 7.374. Penurunan ini sejalan dengan nilai tukar rupiah yang anjlok menjadi Rp17.
000 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin. Baca: Indonesia: Tidak Ada Kenaikan Harga Bahan Bakar Hingga Idul Fitri Meskipun.