Seni berita palsu: Seniman Indonesia yang menipu dunia dengan foto-fotonya
Liga335 daftar – Di era media sosial dan berita selebriti yang selalu terkini, jepretan bergaya paparazzi palsu dari seorang fotografer ini menyajikan berita palsu dengan sentuhan khas Indonesia.
Indonesia telah berupaya mengatasi maraknya hoaks daring
Negara ini akan menghadapi pemilihan umum tahun depan
Ketenaran viral Agan Harahap bermula dari foto dirinya sedang minum vodka bersama vokalis Metallica, James Hetfield — hanya saja foto tersebut palsu, dan Harahap serta Hetfield belum pernah bertemu.
Sejak saat itu, Harahap juga “terlihat” ditahan oleh polisi bersama bintang pop Rihanna.
Kim Kardashian dan Scarlett Johansson juga mengalami nasib serupa, berkat keahlian Mr Harahap dalam mengedit foto.
Mr Harahap mengatakan bahwa ulah digitalnya ini merupakan peringatan bagi masyarakat Indonesia yang baru mengenal budaya internet, namun bersemangat untuk berbagi dan mengomentari segala hal: berhentilah mempercayai segala sesuatu yang Anda lihat di internet.
Agan H Harahap (tengah kanan) dan Rihanna ditahan oleh polisi Indonesia dalam sebuah foto yang telah diedit. (Sumber: Agan Harahap)
“Saat ini adalah era transisi yang penuh kegembiraan.
Sejak ponsel pintar murah buatan China membanjiri pasar, semua orang kini terhubung ke internet,” katanya.
“Banyak orang yang baru mengenal internet mengira mereka sudah tahu segalanya. Mereka adalah target saya, tapi saya merasa kasihan pada mereka.”
Terlepas dari humor sarkastis dalam gambar palsu buatan Harahap — selebriti Hollywood yang glamor, diedit agar tampak seolah-olah sedang berpose untuk fotografer kepolisian Indonesia setelah penggerebekan — pesannya serius.
Indonesia memiliki masalah berita palsu, dan seiring negara ini menuju pemilihan umum tahun depan, ada kekhawatiran tentang bagaimana hoaks di media sosial akan memengaruhi masa kampanye.
Harahap telah menggunakan keahlian komputernya untuk menempatkan selebriti seperti Scarlett Johansson dan Kim Kardashian di bagian belakang mobil polisi.
Ikan komunis dan persahabatan yang tak terduga
Di luar foto-foto selebriti palsu, karya Harahap membuat kita menggunakan rendahnya tingkat literasi digital di Indonesia untuk mengkritik politik negara yang semakin memecah belah.
Berita palsu di Indonesia Berita palsu berperan dalam pemilihan gubernur Jakarta 2017, dengan sebagian besar di antaranya menargetkan latar belakang etnis mantan Gubernur Jakarta Ahok.
Ia sering mendapatkan inspirasi dari lintasan media sosialnya.
Ketika mendengar dua pemilik toko ditangkap karena menjual kaos band heavy metal yang menampilkan simbol palu dan arit, Harahap membuat gambar sendiri sebagai tanggapan.
Mempromosikan Komunisme di Indonesia tetap merupakan pelanggaran serius, yang berakar dari pembersihan besar-besaran terhadap simpatisan Komunis yang diduga pada tahun 1965 yang menewaskan setengah juta orang.
Berita palsu dan foto yang dimanipulasi milik Harahap tentang seekor ikan yang ditahan dari toko hewan peliharaan karena simbol palu dan arit di dahinya menjadi viral, dan bahkan diliput oleh media arus utama.
Gambar yang dimanipulasi tersebut disertai dengan artikel berita palsu dan dibagikan di akun Ha Media sosial Harahap. (Sumber: Agan Harahap)
Sidang kasus penodaan agama yang menjerat mantan Gubernur Jakarta beragama Kristen, Basuki Tjahaja Purnama—yang lebih dikenal sebagai Ahok—juga menjadi bahan inspirasi seni.
Harahap mengunggah foto Ahok bersama pemimpin Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab, sosok yang memimpin kampanye yang berujung pada penahanan Ahok tahun lalu.
“Ketika ada ketegangan antara dua pihak, fungsi saya adalah memberikan kesegaran,” kata Harahap.
“Bagi sebagian orang yang kewalahan dengan konflik tersebut, hal itu berhasil. Namun, sebagian lain menganggapnya sebagai fitnah, mereka membencinya.”
Karya fiksi foto ini mempertemukan Basuki ‘Ahok’ Purnama (kiri) dan pria yang mengadvokasi penahanannya, Rizieq Shihab. (Sumber: Agan Harahap)
Kampanye yang menyerukan agar Ahok dipenjara dipenuhi dengan contoh-contoh teori konspirasi berita palsu.
Beberapa artikel menyebut gubernur keturunan Tionghoa itu sebagai mata-mata Partai Komunis Tiongkok, sementara yang lain berfokus pada keyakinan Kristennya.
Menulis ulang sejarah
Beberapa dari M Karya-karya Agan Harahap yang mengolah kembali gambar-gambar bersejarah telah membawanya tampil dalam pameran di luar negeri, seperti di Australia, Singapura, Jepang, dan beberapa negara Eropa.
Gambar-gambar hasil olahannya sering kali terasa surealis, seperti foto Fidel Castro dan Batman ini. (Sumber: Agan Harahap)
Salah satu foto sejarah palsu karyanya yang paling populer menampilkan presiden pertama Indonesia, Sukarno, sedang berbincang hangat dengan Marilyn Monroe, Elizabeth Taylor, dan Jackie O.
“Sukarno dikenal sebagai playboy, jadi foto ini menarik perhatian pada pesona Sukarno. Karya saya adalah tanggapan saya terhadap sejarah.”
Foto tersebut berasal dari seri ‘History X’-nya, di mana ia menciptakan identitas seorang fotografer istana fiktif dari masa pemerintahan Sukarno, mendokumentasikan interaksinya dengan berbagai selebriti terkenal.
Gambar-gambar yang dimodifikasi tersebut begitu meyakinkan, hingga Agan Harahap dihubungi oleh yayasan yang bertugas mengumpulkan materi sejarah terkait Sukarno.
Skenario imajinatif Agan Harahap terlihat begitu nyata, hingga ia bahkan berhasil menipu para sejarawan. (Sumber: Agan Harahap)
Agan Harahap bukanlah khawatir foto-fotonya akan mengganggu pekerjaan para sejarawan di masa depan, dan mengatakan masih banyak organisasi media yang serius dan kompeten yang melakukan verifikasi fakta sebelum menerbitkan.
Namun, sekalipun foto-foto hasil manipulasi miliknya dianggap sebagai dokumen sejarah, ia akan menganggapnya sebagai sebuah prestasi.
“Itu merupakan kebanggaan bagi saya jika fiksi saya dianggap sebagai kebenaran,” katanya.