Indonesia Menyediakan Bantuan Kesehatan Senilai Rp5,5 Miliar untuk Korban Gempa di Myanmar

Indonesia Menyediakan Bantuan Kesehatan Senilai Rp5,5 Miliar untuk Korban Gempa di Myanmar

Indonesia Menyediakan Bantuan Kesehatan Senilai Rp5,5 Miliar untuk Korban Gempa di Myanmar

Taruhan bola – TEMPO.CO, Jakarta – Pemerintah Indonesia telah mengirimkan Tim Medis Darurat (EMT) untuk membantu korban gempa bumi di Myanmar. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumumkan bahwa tim yang terdiri dari 35 tenaga medis tersebut membawa berbagai jenis obat-obatan dan perlengkapan kesehatan senilai Rp5,5 miliar.

“EMT akan tinggal di Myanmar selama satu bulan dan diharapkan dapat memberikan bantuan medis kepada mereka yang terluka akibat gempa bumi,” kata Menteri Budi dalam pernyataan tertulis pada Kamis, 3 April 2025. Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan akan dilakukan secara efisien dan akan sampai kepada masyarakat yang membutuhkannya begitu tiba di lokasi. Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Luar Negeri, dan organisasi lain untuk mengoordinasikan upaya ini.

Eko Medistianto, perwakilan dari Pusat Krisis Kesehatan, menjelaskan bahwa tim yang dikirim terdiri dari tenaga medis dengan keahlian khusus yang beragam. Di antaranya adalah dokter spesialis bedah, masalah tulang (ort (ortopedi), anestesi, penyakit dalam, kesehatan anak (pediatri), dan perawatan darurat. “Tim tersebut juga terdiri dari perawat, apoteker, bidan, serta petugas yang menangani persediaan dan administrasi,” ujarnya.

Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa Indonesia telah mengirimkan bantuan awal berupa tim tanggap darurat. Tim ini terdiri dari personel BNPB dan Tim Pencarian dan Penyelamatan Indonesia (INASAR) sebagai kelompok pertama yang memberikan bantuan di lapangan. Bantuan awal ini dikirim mulai tanggal 31 Maret.

Ia menyebutkan bahwa bantuan Indonesia untuk Myanmar mencakup 124 ton pasokan darurat, dengan nilai total sekitar US$1,2 juta (sekitar Rp20 miliar). Indonesia memastikan bahwa seluruh bantuan yang dikirimkan memenuhi kebutuhan paling mendesak dari masyarakat yang terdampak gempa. Hal-hal yang paling dibutuhkan oleh para korban gempa berkekuatan 7,7 skala Richter yang melanda Myanmar pada Jumat, 28 Maret 2025, seperti tempat tinggal sementara, peralatan medis, dan medi .

merupakan prioritas utama dari bantuan yang disalurkan. Mega Putri Mahadewi turut berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *