Pelatih Sepak Bola dan Tiga Anak Kecilnya Tewas Akibat Kapal Tenggelam di Dekat Tempat Wisata
Liga335 daftar – BERITA TERKINI: Pelatih sepak bola dan ketiga anaknya yang masih kecil tewas dalam kecelakaan perahu pada 27 Desember. Fernando Martín berusia 44 tahun, sedangkan ketiga anaknya yang meninggal berusia 12, 10, dan 9 tahun. Klub sepak bola profesional Spanyol, Valencia CF, mengumumkan kematian anggota keluarga tersebut; pelatih sepak bola dan ketiga anaknya yang masih kecil tewas dalam kecelakaan perahu.
Klub sepak bola profesional Spanyol, Valencia CF, mengumumkan melalui postingan di X pada Sabtu, 27 Desember, mengungkapkan bahwa pelatih tim wanita B mereka, Fernando Martín, meninggal dalam “kecelakaan perahu tragis di Indonesia.” Klub sepak bola tersebut menambahkan bahwa tiga anak Martín juga meninggal bersamanya. “Di masa yang sangat sulit ini, Klub ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam serta dukungan penuh kepada keluarga, teman, dan rekan-rekan di Valencia CF, Valencia CF Femenino, dan VCF Academy,” kata Valencia CF.
Real Madrid, klub sepak bola profesional lainnya, menyampaikan belasungkawa kepada Valencia CF dan keluarga Martín atas kehilangan mereka dalam pernyataan pada 27 Desember. Dikatakan bahwa Martín berusia 44 tahun dan anak-anaknya yang meninggal berusia 12, 10, dan 9 tahun. “Real Madrid.
“Kami ingin menyampaikan rasa duka yang mendalam, serta menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada istrinya, Andrea, dan putrinya, Mar, di masa yang sangat sulit ini,” kata klub sepak bola tersebut, merujuk pada keluarga yang ditinggalkan sang pelatih. Jangan lewatkan berita-berita menarik — daftarkan diri Anda untuk buletin harian gratis kami agar selalu mendapatkan informasi terbaru tentang hal-hal terbaik yang kami tawarkan, mulai dari berita selebriti hingga kisah-kisah manusiawi yang mengharukan. Foto tim pencarian dan penyelamatan yang mengevakuasi wisatawan asing dari perairan Pulau Padar.
Handout/BASARNAS/AFP via Getty Menurut Associated Press, Independent, dan surat kabar Catalan Diari Ara, kapal wisata yang mengangkut 11 orang — enam anggota keluarga, empat awak kapal, dan pemandu lokal — tenggelam semalam di dekat Pulau Padar, yang terletak di dalam Taman Nasional Komodo, Indonesia. Pihak otoritas pelabuhan setempat mengatakan bahwa insiden kapal tersebut mungkin terjadi akibat laut yang bergelombang, dengan ketinggian gelombang mencapai hampir 10 kaki, menurut Diari Ara. Fathur Rahman, yang memimpin Kantor Pencarian dan Penyelamatan Maumere, mengatakan kepada AP bahwa tiga orang diselamatkan oleh kapal yang melintas dan empat .
sementara yang lain berhasil diselamatkan oleh tim pencarian dan penyelamatan. Ia menambahkan kepada media tersebut dan Diari Ara bahwa upaya pencarian terpaksa dihentikan pada 27 Desember akibat cuaca buruk dan jarak pandang yang terbatas, namun akan dilanjutkan kembali pada Minggu, 28 Desember.