Cuaca ekstrem di Asia: Sembilan puluh orang tewas dalam banjir di Indonesia sementara topan mengungsikan ribuan orang di Sri Lanka
Kebutuhan pokok mulai menipis, kata warga Sumatera Utara
Oki Budhi
Indonesia
Seorang wanita dari daerah yang terkena dampak di Sumatera Utara menggambarkan kekurangan yang disebabkan oleh cuaca yang mematikan di rumah.
Barang-barang kebutuhan pokok dan persediaan makanan seperti minyak goreng dan sayuran sulit ditemukan di pasar, dan harga-harga yang tersedia menjadi sangat tinggi, kata Yopi Aghaji, seorang penduduk Distrik Sihitang di bagian barat Indonesia.
Harga satu kilogram cabai, katanya, naik dua kali lipat dari Rp100.
000 (£4,53; $6).
Bensin juga langka.
“Pada Kamis malam, banyak orang mengantri hingga tengah malam [di SPBU] namun banyak yang pulang dengan tangan hampa karena bensin habis,” katanya kepada .
Pemadaman listrik masih terjadi secara sporadis dan sekolah-sekolah diliburkan hingga akhir minggu, tambahnya.