IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,1% untuk tahun ini.
Liga335 daftar – TEMPO.CO, Jakarta – Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap stabil di angka 5% pada tahun 2025 dan 5,1% pada tahun 2026. Hal ini menandakan peningkatan dari perkiraan IMF sebelumnya pada Oktober 2025 yang tercantum dalam Laporan Outlook Ekonomi Global, yang sebesar 4,9% untuk tahun 2025 dan 2026.
Dalam laporan Konsultasi Artikel IV Januari 2026, IMF menulis bahwa ekonomi Indonesia telah menunjukkan ketahanan di tengah guncangan negatif. “Pertumbuhan diperkirakan akan tetap stabil di 5,0% pada 2025 dan 5,1% pada 2026, meskipun dalam lingkungan eksternal yang menantang, mencerminkan dukungan dari kebijakan fiskal dan moneter,” tulis IMF dalam laporannya, yang dikutip pada Jumat, 23 Januari 2026. IMF menyebutkan bahwa inflasi inti tetap terkendali dengan baik dan diperkirakan akan konvergen menuju titik tengah rentang target.
Selain itu, defisit neraca berjalan diperkirakan tetap terkendali dengan baik pada 2025-2026, disertai cadangan devisa yang memadai. Namun, IMF juga menyoroti risiko dan sisi negatif, termasuk eskalasi ketegangan perdagangan. Risiko eksternal utama meliputi ketidakpastian yang berkepanjangan dan volatilitas pasar keuangan global.
“Di sisi domestik, pergeseran kebijakan besar-besaran, jika tidak diimplementasikan dengan batasan yang cukup kuat, dapat meningkatkan kerentanan,” tulisnya. Selain itu, terdapat risiko positif seperti reformasi struktural yang lebih berani—termasuk dorongan perdagangan yang lebih cepat dari perkiraan—serta dampak positif dari pertumbuhan yang lebih kuat di antara mitra dagang. Proyeksi IMF berada di bawah target pemerintah Indonesia sebesar 5,4% pertumbuhan ekonomi tahun ini.
Angka ini juga jauh di bawah optimisme Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahwa ekonomi akan tumbuh 6% pada 2026. Presiden Prabowo Subianto yakin bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh melebihi ekspektasi, pernyataan yang ia sampaikan saat berbicara di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026. Prabowo mengklaim bahwa Indonesia kini merupakan “tanah damai dan stabilitas” dengan pertumbuhan ekonomi yang berpotensi menjadi “s “Sangat mengejutkan bagi banyak negara.”
Menurut Prabowo, Indonesia telah mengalami pertumbuhan ekonomi yang konsisten di atas 5% dalam beberapa tahun terakhir, dengan tingkat inflasi tahunan yang terkendali sekitar 2%.