Indonesia meluncurkan platform integrasi data kesehatan sebagai bagian dari upaya transformasi digital yang sedang berlangsung.
Liga335 daftar – Kementerian Kesehatan Indonesia berencana mengintegrasikan sekitar 8.000 fasilitas kesehatan dengan SATUSEHAT hingga akhir 2022.
Kementerian Kesehatan Indonesia pada akhir bulan lalu meluncurkan platform Indonesia Health Services di Jakarta sebagai bagian dari transformasi teknologi kesehatan negara.
Platform yang diberi nama SATUSEHAT – yang berarti ONEHEALTHY – bertujuan untuk mendukung implementasi pilar-pilar transformasi sistem kesehatan Indonesia lainnya: transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, dan transformasi sumber daya manusia di sektor kesehatan.
Hal ini terjadi saat kementerian menargetkan sekitar 8.000 fasilitas kesehatan di negara ini terintegrasi dengan platform tersebut hingga akhir tahun ini.
APA YANG DILAKUKAN Peluncuran platform ini berlangsung saat populasi terbesar di Asia Tenggara, lebih dari 270 juta orang, terus melanjutkan perjalanan transformasi digitalnya. “Dalam transformasi kesehatan digital, “Ada tiga program yang akan kami lakukan. Pertama, integrasi data; kedua, penyederhanaan aplikasi; ketiga, pembangunan ekosistem inovasi,” kata Menteri Kesehatan Indonesia Budi Gunadi Sadikin, seperti dikutip dalam pernyataan Kementerian Kesehatan yang diterbitkan pada 26 Juli.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan mengadopsi model infrastruktur PaaS dalam mengembangkan platform yang menghubungkan seluruh ekosistem industri kesehatan untuk menciptakan data kesehatan nasional tunggal. Pernyataan pers tersebut menyebutkan hal ini akan memastikan pertukaran data kesehatan nasional yang lebih efektif dan efisien. Sadikin mengatakan program data tunggal ini “akan mengintegrasikan data kesehatan dan menstandarkan format serta protokol pertukaran data”.
MENGAPA INI PENTING Pernyataan yang sama menyebutkan bahwa IHS akan berfungsi sebagai penghubung antara aplikasi di berbagai industri kesehatan, sehingga semua fasilitas kesehatan – mulai dari apotek dan klinik hingga laboratorium dan rumah sakit – harus mengikuti standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dalam platform SATUSEHAT. Pasien tidak perlu membawa Catatan medis fisik jika pindah ke rumah sakit lain, karena catatan tersebut akan direkam secara digital di platform dan terintegrasi dengan aplikasi pelacakan COVID-19 resmi PeduliLindungi. Kementerian Kesehatan berencana mengembangkan PeduliLindungi sebagai aplikasi kesehatan untuk masyarakat, bukan hanya sebagai platform terkait pandemi.
Catatan elektronik tersebut dapat diakses kapan saja melalui smartphone.
Tenaga kesehatan juga dapat memasukkan data ke SATUSEHAT hanya sekali, yang akan terhubung secara otomatis dengan aplikasi kesehatan lainnya.
DI ATAS REKAMAN Puluhan fasilitas kesehatan di negara ini telah menjalani dan sedang menjalani berbagai tahap uji coba SATUSEHAT.
“Platform ini telah diuji pada 41 rumah sakit vertikal milik pemerintah pada fase uji coba alpha dan fase uji coba beta sedang berlangsung, yang melibatkan 31 institusi dari berbagai latar belakang,” kata Setiaji, Kepala Kantor Transformasi Digital di bawah Kementerian Kesehatan.