Indonesia memulai pemulihan lahan sawah secara besar-besaran setelah banjir.

Indonesia memulai pemulihan lahan sawah secara besar-besaran setelah banjir.

Indonesia memulai pemulihan lahan sawah secara besar-besaran setelah banjir.

Liga335 – Indonesia memulai pemulihan lahan sawah skala besar setelah banjir Kementerian Pertanian Indonesia telah memulai rehabilitasi dan penanaman ulang lahan sawah yang rusak akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan tujuan memulihkan produksi pangan, melindungi pendapatan petani, dan memastikan penanaman tepat waktu.“Sekarang saatnya untuk merehabilitasi sawah, irigasi, dan fasilitas pendukung,” kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman selama inspeksi di Desa Pinto Makmur, Aceh Utara, pada Kamis. Sulaiman mengatakan laporan menunjukkan kerusakan di tiga provinsi tersebut mencapai sekitar 100.

000 hektar, dan pemerintah akan menangani semua area yang terdampak untuk memulihkan produktivitas pertanian secepat mungkin.Dia mengatakan pemerintah telah memasuki fase rehabilitasi yang mencakup sawah, sistem irigasi, dan fasilitas lainnya, dengan pekerjaan diprioritaskan dari lahan yang rusak ringan hingga parah untuk memaksimalkan efisiensi pemulihan. Sekitar 90 persen hingga 95 persen lahan yang rusak ringan dan sedang telah.

Ditujukan untuk pemulihan segera, dengan petani menerima bantuan benih gratis untuk memungkinkan penanaman ulang sesuai dengan kalender penanaman normal. Pemulihan ini dilaksanakan melalui program yang padat karya yang secara langsung melibatkan pemilik lahan dan penduduk setempat, dengan upah harian dibayarkan oleh pemerintah pusat untuk menciptakan lapangan kerja sementara di pedesaan. “Dengan sekitar 10.

000 hektar yang terdampak, pemulihan memerlukan sekitar 200.000 hari kerja. Pekerja dibayar harian,” kata Sulaiman, menjelaskan skala tenaga kerja yang dibutuhkan.

Dia menambahkan bahwa pejabat teknis dan direktorat terkait telah diperintahkan untuk tetap siaga di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga pekerjaan rehabilitasi selesai.Data kementerian menunjukkan banjir dan longsor merusak 54.233 hektar sawah di Aceh di 21 kabupaten dan kota, termasuk 23.

893 hektar rusak ringan, 8.759 hektar rusak sedang, dan 21.851 hektar rusak parah.

Di Sumatra Utara, 37.318 hektar terdampak, terdiri dari 22.274 hektar rusak ringan, Kerusakan tercatat sebanyak 10.

690 hektar kerusakan sedang dan 4.354 hektar kerusakan parah, menurut kementerian. Sumatera Barat mencatat kerusakan pada 6.

451 hektar sawah, termasuk 2.802 hektar kerusakan ringan, 822 hektar kerusakan sedang, dan 2.827 hektar kerusakan parah.

Fase rehabilitasi awal mencakup lebih dari 13.700 hektar di tiga provinsi, dengan pekerjaan dimulai di area prioritas yang paling kritis untuk memulihkan produksi pangan dalam waktu dekat. Selama fase rehabilitasi dan penanaman ulang awal, kementerian mengerahkan 43 unit mesin pertanian, mulai dari traktor hingga drone, dan mendistribusikan 200 ton pupuk urea kepada petani yang terdampak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *