Indonesia mencari dukungan bisnis untuk program makanan gratis.

Indonesia mencari dukungan bisnis untuk program makanan gratis.

Indonesia mencari dukungan bisnis untuk program makanan gratis.

Slot online terpercaya – Indonesia mencari dukungan bisnis untuk program makanan gratis Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong sektor bisnis untuk berperan lebih aktif dalam penyediaan bahan baku untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG), seiring dengan perluasan program ini secara cepat di seluruh Indonesia.Berbicara di acara MBG Outlook di Jakarta pada Rabu, Wakil Kepala BGN Bidang Sistem dan Tata Kelola Tigor Pangaribuan mengatakan tantangan utama ke depan adalah memastikan ketersediaan pangan dalam jumlah besar tanpa memicu inflasi. “Kebutuhan beras tahunan saja bisa mencapai 3 juta ton, sementara setiap dapur membutuhkan rata-rata 6 ton sayuran per bulan,” katanya.

Pangaribuan mencatat bahwa permintaan bahan baku yang besar didorong oleh pertumbuhan program yang cepat dalam waktu singkat. Pada Januari 2025, jumlah Unit Pelayanan Penyaluran Gizi (SPPG) atau dapur MBG hanya mencapai 190 unit, setelah proses rekrutmen yang menantang. Namun, setelah diperkenalkannya berbagai inovasi dan Kerja sama antarlembaga, jumlahnya melonjak menjadi 19.

198 unit per 8 Januari 2026. Peningkatan tajam dalam jumlah dapur sejalan dengan peningkatan jumlah penerima manfaat, yang hingga saat ini telah mencapai sekitar 55 juta orang di seluruh Indonesia. BGN menargetkan pendirian 32.

000 SPPG hingga April 2026 untuk melayani sekitar 82,9 juta penerima manfaat.Pangaribuan menambahkan bahwa program MBG telah mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp268 triliun (sekitar US$15,8 miliar). Namun, ia tidak menampik kemungkinan penambahan dana jika kebutuhan program terus meningkat.

Dalam pelaksanaannya, lembaga ini memprioritaskan tiga aspek utama: ketersediaan infrastruktur SPPG, sumber daya manusia, dan pendanaan untuk pengadaan pangan. Saat ini, sebagian besar infrastruktur SPPG dikembangkan secara mandiri oleh komunitas lokal dan pengusaha. Untuk mendorong partisipasi sektor swasta yang lebih besar, BGN menawarkan insentif sebesar Rp6 juta per hari—setara dengan sekitar Rp144 juta.

per bulan—selama dua tahun, dengan tujuan menarik perusahaan untuk membangun dan mengelola infrastruktur SPPG secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *