Indonesia merancang fase berikutnya dalam penanggulangan TB melalui evaluasi program nasional

Indonesia merancang fase berikutnya dalam penanggulangan TB melalui evaluasi program nasional

Indonesia merancang fase berikutnya dalam penanggulangan TB melalui evaluasi program nasional

Taruhan bola – Kementerian Kesehatan Indonesia sedang merancang fase berikutnya dari upaya penanggulangan tuberkulosis (TB) berdasarkan temuan tinjauan program nasional TB negara tersebut pada Agustus 2025. Tinjauan tersebut, yang dilakukan dengan dukungan mitra, mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai, mengidentifikasi celah sistemik, dan menetapkan langkah-langkah prioritas untuk menjadi dasar penyusunan Rencana Strategis Nasional TB 2025–2029.
Meskipun ada komitmen politik yang kuat, Indonesia masih menghadapi beban TB yang tinggi dan relatif stabil.

Pada tahun 2023, WHO memperkirakan bahwa 387 dari setiap 100.000 orang terinfeksi TB, setara dengan sekitar 1,09 juta kasus. Angka ini meningkat dari 325 per 100.

000 pada tahun 2015, yang mencerminkan dampak COVID-19 serta hambatan programatik yang telah berlangsung lama. Angka kematian akibat TB juga tetap tinggi, dengan 130.927 kematian tercatat pada tahun 2023 dibandingkan dengan sekitar 104.

000 pada tahun 2015.
Tinjauan Program Bersama (JPR) 2025, yang diselenggarakan pada tanggal 5 hingga 19 Agustus, mempertemukan para pemangku kepentingan nasional dan subnasional, WHO, serta mitra-mitra utama. Acara ini menggabungkan sesi virtual dengan f Kunjungan lapangan ke Lampung, DKI Jakarta, dan Jawa Barat, serta interaksi daring dengan Sulawesi Selatan dan Papua, dengan menerapkan metodologi komprehensif yang mencakup tinjauan dokumen, wawancara dengan pemangku kepentingan, dan penilaian di lapangan.

“Indonesia berkomitmen penuh untuk mengakhiri TB melalui tindakan yang berani dan terkoordinasi,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat memaparkan temuan tersebut. “Tinjauan ini menawarkan kerangka kerja strategis untuk memandu upaya kami dan membantu memastikan bahwa satu juta orang penderita TB teridentifikasi dan terhubung dengan layanan perawatan dalam satu tahun ke depan, dengan tingkat keberhasilan pengobatan sebesar 90%. Pengobatan pencegahan tetap menjadi tantangan, namun kami berharap vaksin TB dapat diperkenalkan pada akhir 2028 atau awal 2029.

Prioritas langkah selanjutnya

Untuk mempercepat kemajuan, Tinjauan ini merekomendasikan pembaruan Keputusan Presiden tahun 2021 tentang TB, dengan fokus pada empat bidang. Pertama, revisi tersebut harus memperkuat kewenangan hukum dan menjamin pembiayaan. Peningkatan deteksi dan diagnosis berfokus pada penutupan Kesenjangan antara prevalensi dan pelaporan kasus dapat diatasi melalui perluasan skrining, rujukan yang lebih cepat, dan pengurangan keterlambatan diagnosis.

Untuk pengobatan dan perawatan, prioritasnya adalah meningkatkan keberhasilan pengobatan, mengurangi kasus yang hilang dari pemantauan, serta melindungi rumah tangga dari beban biaya yang memberatkan. Terakhir, upaya dukungan komunitas dan sosial bertujuan untuk mengatasi faktor risiko sosial dan perilaku sambil memperkuat sistem kesehatan di tingkat desa dan memberdayakan tenaga kesehatan.
“Untuk membalikkan kurva TB di Indonesia, kita harus beralih dari ambisi ke pelaksanaan,” kata Dr Jeremiah Chakaya, pakar TB internasional dan peninjau utama.

“Alat-alatnya tersedia, kebijakannya sudah ada – yang dibutuhkan sekarang adalah implementasi yang berani dan berpusat pada pasien.”
JPR lebih lanjut menyerukan tindakan terhadap faktor penentu hulu seperti merokok, gizi buruk, diabetes, dan gangguan penggunaan alkohol, di samping memastikan pembiayaan berkelanjutan untuk mengurangi setengah insiden TB pada tahun 2030.
Berdasarkan temuan JPR, Indonesia kini berupaya menyelaraskan kebijakan, pembiayaan, dan aksi masyarakat untuk mempercepat dampaknya.

“Dengan demikian, negara ini dapat secara signifikan mengurangi penularan dan angka kematian akibat TB, serta semakin mendekati target eliminasi pada tahun 2030,” kata Dr Stephen Chacko, Pemimpin Tim Penyakit Menular, WHO Indonesia. “Dengan kemauan politik yang diperbarui dan keterlibatan masyarakat yang berkelanjutan, Indonesia siap untuk mewujudkan bukti menjadi tindakan, demi masa depan yang bebas TB bagi setiap warga Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *