Indonesia Pertimbangkan Pemotongan Gaji Menteri untuk Meningkatkan Tabungan
Taruhan bola – TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan studi mendalam terkait pemotongan gaji para anggota Kabinet Merah Putih dan Dewan Perwakilan Rakyat. Usulan pemotongan tersebut muncul seiring dengan menipisnya pasokan minyak yang dipicu oleh konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
“Kami sedang merinci studi tersebut,” kata Prasetyo di kantor Kementerian Pertahanan di Jakarta Pusat pada Selasa, 17 Maret 2026. Meskipun ada usulan tersebut, juru bicara kepresidenan menegaskan bahwa pasokan minyak Indonesia saat ini tetap aman. Pemerintah berupaya mempertahankan pasokan untuk 25 hari sesuai dengan standar nasional yang disesuaikan dengan kapasitas penyimpanan.
“Meskipun itu tidak berarti minyak akan habis setelah periode tersebut. Ini adalah mekanisme penyimpanan; begitu kosong, akan diisi kembali,” jelasnya. Prasetyo menambahkan bahwa situasi saat ini menjadi pelajaran penting dalam efisiensi anggaran.
Ia mencatat berbagai upaya yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengurangi penggunaan bahan bakar minyak, seperti mendorong peralihan ke transportasi umum. Dalam Rapat Kabinet Pleno di Istana Negara pada Jumat, 13 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penghematan biaya, meskipun situasi belum mencapai krisis yang parah. Prabowo mengutip contoh Pakistan, yang telah menerapkan langkah-langkah kritis ekstrem untuk mengelola ekonominya.
Langkah-langkah tersebut meliputi pengurangan hari kerja dan pemotongan gaji pejabat. “Ini adalah langkah Pakistan, hanya sebagai perbandingan. Mereka menganggap situasinya kritis, sehingga mereka menerapkan ‘langkah-langkah kritis,’ mirip dengan yang kita hadapi selama pandemi Covid-19,” kata Prabowo.