Industri Otomotif Berdampak Langsung pada Perekonomian Nasional

Industri Otomotif Berdampak Langsung pada Perekonomian Nasional

Industri Otomotif Berdampak Langsung pada Perekonomian Nasional

Liga335 – Wabah pandemi akibat sejenis virus yang menyebar ke seluruh dunia ternyata berdampak pada industri otomotif nasional. Hal ini terlihat dari menurunnya permintaan mobil di Indonesia pada awal tahun ini. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kementerian Perindustrian Putu Juli Ardika mengatakan, penjualan mobil pada Januari dan Februari 2020 terdampak pandemi.

“Pada Januari 2020 sebanyak 80,4 ribu unit, turun 1,1 persen dari periode sebelumnya. Kemudian pada Februari 2020 sebanyak 79.500 unit, turun 3,1 persen dari periode sebelumnya,” ujarnya, Rabu 8 April 2020 Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) perlu menyampaikan koreksi target penjualan tahun 2020.

memperkirakan penjualan mobil menyusut hingga 50 persen akibat turunnya permintaan dalam dan luar negeri. Selain penjualan yang menurun, Putu mengatakan masalah lain yang dihadapi industri otomotif nasional adalah minimnya pasokan bahan baku dan komponen. nents.

Pasokan tersendat karena negara-negara pengekspor menerapkan kebijakan lockdown dalam mengatasi masalah wabah. Hal ini membuat industri manufaktur kendaraan bermotor terpaksa mencari alternatif sumber bahan baku dan komponen untuk mempertahankan produksi. “Terganggunya industri otomotif juga berdampak pada perekonomian nasional.

Industri otomotif memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadap PDB khususnya terhadap PDB nonmigas sebesar 3,98 persen di tahun 2019,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *