Nenek asal Inggris yang terancam hukuman mati, Lindsay Sandiford (69), ‘akan terbang kembali ke Inggris HARI INI’ setelah 12 tahun mendekam di penjara Bali dan terancam hukuman mati dengan regu tembak
Liga335 daftar – Lindsay Sandiford, narapidana hukuman mati, dilaporkan akan terbang pulang ke Inggris hari ini, 12 tahun setelah dijatuhi hukuman mati di Indonesia karena menyelundupkan kokain senilai £1,6 juta. Wanita berusia 69 tahun itu, yang menghabiskan lebih dari satu dekade di penjara Kerobokan yang terkenal di Bali, mendapat tiket senilai £600 yang dibiayai oleh Inggris untuk penerbangan yang berangkat dari pulau itu sore ini.
Daftar untuk buletin Terima kasih!
Alamat email Silakan berikan alamat email yang valid. Informasi Anda akan digunakan sesuai dengan Kebijakan Privasi kami. Anda akan menerima berita utama, berita terkini, dan lainnya, langsung ke email Anda.
Dia diperkirakan akan mendarat di Bandara Heathrow London setelah perjalanan selama 20 jam dengan singgah sebentar.
Sandiford, mantan sekretaris hukum asal Cheltenham, dijatuhi hukuman mati pada 2013 setelah tertangkap saat tiba dari Thailand dengan hampir lima kilogram kokain yang disembunyikan di kopernya. Dia mengaku dipaksa oleh sindikat narkoba berbasis di Inggris untuk bertindak sebagai kurir dengan ancaman terhadap keluarganya.
Seorang sumber mengatakan kepada Mirror: “Lindsay dalam kondisi sangat buruk. Dia putus asa Ingin pulang ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya. “Lebih dari satu dekade di salah satu penjara terburuk di dunia telah sangat memengaruhi dirinya dan dia hanya ingin sekali kembali ke Inggris.
” Dia dilaporkan akan meninggalkan Lapas Kerobokan sore ini bersama sesama warga Inggris, Shahab Shahabadi (35), yang sedang menjalani hukuman seumur hidup atas kasus narkoba.
Keduanya diperkirakan akan diserahkan kepada Duta Besar Inggris Dominic Jermey di Bandara Internasional Denpasar sebelum naik pesawat, didampingi oleh pejabat Inggris. Pembebasan Sandiford terjadi setelah adanya kesepakatan bilateral antara Inggris dan Indonesia, yang disepakati bulan lalu, atas dasar kemanusiaan.
Menteri Indonesia Yusril Ihza Mahendra mengatakan: “Lindsay sudah tua dan sakit. Di penjara, perilakunya baik sehingga itu alasan yang cukup untuk memenuhi permintaan pemerintah Inggris agar dia dipulangkan dan menyelesaikan hukumannya di sana.” Sumber-sumber mengklaim bahwa Perdana Menteri Keir Starmer dan Menteri Dalam Negeri Yvette Cooper mengajukan permohonan pribadi kepada Jakarta untuk memastikan Kembalinya dia, dengan staf Kementerian Luar Negeri yang telah bekerja selama 18 bulan untuk merampungkan kesepakatan ini.
Pendeta Christine Buckingham, yang mengunjungi Sandiford pekan lalu, mengatakan kepada Mirror: “Kondisi kesehatannya sangat buruk dan dia sangat ingin pulang serta berkumpul kembali dengan keluarganya setelah 13 [12] tahun ini. “Dia ingin pulang dan menikmati kenyamanan hidup.”
Buckingham menambahkan: “Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan tentu saja Pemerintah Inggris atas kerja sama mereka dalam menyelesaikan hal ini.
“Kami menantikan kepulangannya sekarang. Kondisinya sangat buruk. “Hal terpenting adalah dia pulang, kami perlu dia diperiksa secara medis, dan rencananya dia akan menghabiskan waktu sebanyak mungkin bersama keluarganya.
”
Sandiford sebelumnya tinggal di Redcar dan pindah ke India sebelum penangkapannya. Dia dikenal di dalam penjara Kerobokan, dilaporkan mengajar narapidana lain merajut. BERITA TERKAIT Indonesia belum melaksanakan eksekusi sejak 2016.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri mengatakan: “Kami mendukung dua warga negara Inggris “Warga negara Inggris yang ditahan di Indonesia dan sedang menjalin komunikasi intensif dengan pihak berwenang Indonesia untuk membahas pemulangan mereka ke Inggris.”
Berita selanjutnya… Untuk berita terbaru mengenai kisah ini, terus pantau Online Thesun.
co.uk, destinasi utama Anda untuk berita selebriti terbaik, kisah nyata, foto-foto menakjubkan, dan video yang wajib ditonton. Sukai kami di Facebook di www.
facebook.com/thesun dan ikuti kami melalui akun Twitter utama kami di @TheSun.