Warga Australia diperingatkan seiring berlakunya undang-undang baru Bali tentang hubungan seksual di luar nikah mulai Januari 2024.
Slot online terpercaya – Warga Australia diperingatkan bahwa undang-undang baru yang melarang hubungan seksual di luar pernikahan akan berlaku di Bali dalam dua minggu ke depan. Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tersebut diumumkan pada tahun 2022 dan akhirnya akan berlaku pada 2 Januari 2026.
Parlemen Indonesia telah menyetujui kode pidana yang melarang hubungan seksual, serta hidup bersama di luar pernikahan, dan mereka yang tertangkap melanggar aturan tersebut dapat menghadapi hukuman penjara hingga satu tahun.
Warga Australia didesak untuk memahami aturan dan larangan hukum setempat sebelum berkunjung ke sana. Iklan Iklan Iklan Iklan
“Jika Anda sudah menikah, pihak berwenang dapat bertindak berdasarkan pengaduan yang diajukan oleh pasangan Anda. Jika Anda belum menikah, pihak berwenang dapat bertindak berdasarkan pengaduan yang diajukan oleh anak atau orang tua Anda,” demikian tertulis di situs web SmartTraveller pemerintah.
Indonesia tetap menjadi salah satu destinasi liburan paling populer bagi wisatawan Australia — jadi bagaimana dampaknya bagi kita? Bagaimana larangan hubungan seksual di luar nikah akan diterapkan di Indonesia? Ahli perjalanan Quentin Long mengatakan kepada Yahoo News bahwa kemungkinan besar warga Australia tidak akan terpengaruh oleh aturan baru ini.
“Undang-undang ini benar-benar ditujukan untuk warga lokal, saya tidak membayangkan mereka [pihak berwenang] akan menargetkan pengunjung,” katanya kepada Yahoo. Peneliti Human Rights Watch, Andreas Harsono, juga sependapat, mengatakan bahwa kode baru ini akan mengancam “juta-an” pasangan, tetapi dalam kebanyakan kasus, tidak akan ada tindakan yang diambil.
Iklan Iklan Iklan Iklan Namun, ia percaya polisi tidak akan menegakkan undang-undang baru ini.
“Ada jutaan pasangan di Indonesia yang tidak menikah secara sah,” katanya kepada ABC Radio pada 2022, saat undang-undang tersebut diumumkan. “Mereka secara hukum terancam oleh kode pidana ini, tetapi saya tidak berpikir polisi atau pemerintah akan menegakkan kode pidana ini terhadap jutaan orang.”
Gubernur Bali membenarkan keyakinan Mr Harsono, dengan mengatakan turis tidak perlu membuktikan status perkawinan mereka dan otoritas tidak akan memeriksanya.
Meskipun undang-undang secara teknis berlaku untuk baik warga lokal maupun Warga asing, kata para pembuat kebijakan, para turis tidak akan terpengaruh. Sumber: Getty “Bali tetap seperti biasa, nyaman dan aman untuk dikunjungi,” kata Gubernur Wayan Koster saat itu. Iklan Iklan Iklan Iklan Wakil Menteri Kehakiman Indonesia Edward Omar Sharif Hiariej juga mengatakan kepada wartawan bahwa para turis “tidak akan dikenakan biaya” dengan undang-undang baru.
Bapak Harsono mengatakan undang-undang tersebut dapat berdampak pada warga negara Australia jika mereka menjalin hubungan dengan warga lokal dan dilaporkan oleh orang tua atau saudara kandung. “Maka itu akan menjadi masalah,” katanya. Apakah Anda memiliki tips berita?
Kirim email ke: newsroomau@yahoonews.com. Anda juga dapat mengikuti kami di Facebook, Instagram, TikTok, Twitter, dan YouTube.