WHO merayakan ulang tahun ke-75 dan menyerukan kesetaraan kesehatan
Liga335 daftar – Ulang tahun ke-75 WHO merupakan kesempatan untuk merefleksikan kemajuan yang telah dicapai dalam bidang kesehatan masyarakat, serta memperbarui komitmen untuk mewujudkan kesetaraan kesehatan bagi semua
Pada 7 April 2023, WHO merayakan ulang tahun ke-75 bersama 194 Negara Anggota dan banyak mitra lainnya, menandai tonggak sejarah dalam bidang kesehatan global. Tema perayaan tahun ini adalah “Kesehatan untuk Semua”, yang menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap orang memiliki akses ke layanan kesehatan esensial tanpa diskriminasi.
Indonesia bergabung dengan WHO pada tahun 1950 dan telah bekerja sama erat untuk mewujudkan kesehatan bagi seluruh rakyat di negara ini.
Indonesia telah mencatat kemajuan yang luar biasa dalam meningkatkan hasil kesehatan dalam beberapa tahun terakhir, namun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai kesetaraan kesehatan. Meskipun negara ini telah mengalami perbaikan signifikan dalam angka kematian anak dan kesehatan ibu, banyak orang masih kekurangan akses ke layanan kesehatan dasar, terutama mereka yang tinggal di daerah pedesaan dan terpencil.
Untuk memperingati momen ini, WHO menyerukan komitmen baru terhadap kesehatan Kesetaraan kesehatan di Indonesia dan di seluruh dunia.
“Saat kita merayakan ulang tahun ke-75, kita harus ingat bahwa kesehatan adalah hak asasi manusia yang mendasar. Tak seorang pun boleh tertinggal, dan setiap orang harus memiliki akses ke layanan kesehatan yang berkualitas,” kata Dr. N.
Paranietharan, Perwakilan WHO untuk Indonesia.
WHO mengakui upaya Indonesia dalam meningkatkan kesetaraan kesehatan, termasuk program asuransi kesehatan nasional, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang mencakup lebih dari 90% populasi. WHO telah berjanji untuk terus mendukung Indonesia dalam mencapai tujuan ini.
Pandemi COVID-19 telah menunjukkan bahwa melindungi kesehatan merupakan hal mendasar bagi perekonomian, masyarakat, keamanan, dan stabilitas kita. Belajar dari pandemi terburuk dalam sejarah modern, WHO siap mendukung negara-negara di dunia saat mereka bernegosiasi mengenai perjanjian pandemi, revisi Peraturan Kesehatan Internasional, serta inisiatif keuangan, tata kelola, dan operasional lainnya untuk mempersiapkan dunia menghadapi pandemi di masa depan.
Dr.
Paranietharan menyimpulkan, “Indonesia telah mencapai kemajuan besar dalam meningkatkan hasil kesehatan bagi rakyatnya, namun masih banyak yang harus dilakukan. Mari kita perbarui komitmen kita terhadap kesetaraan kesehatan dan bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menjalani hidup yang sehat dan produktif.”