Indonesia telah mensertifikasi 13.576 dapur MBG, dengan target penyelesaian pada bulan Agustus
Liga335 – Indonesia telah mensertifikasi 13.576 dapur MBG, menargetkan penyelesaian pada Agustus
Berita terkait: BGN memberlakukan SOP yang lebih ketat untuk meningkatkan kualitas program makanan gratis
Jakarta (ANTARA) – Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan bahwa 13.576 dapur yang beroperasi di bawah program Makanan Bergizi Gratis (MBG) telah lulus sertifikasi kebersihan dan sanitasi per 15 April, dengan sisanya diharapkan menyusul pada Agustus.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Penindakan, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka tersebut mewakili 52,37 persen dari total 25.929 dapur MBG yang beroperasi—secara resmi dikenal sebagai unit pelayanan pemenuhan gizi (SPPG)—dan 81,39 persen dari yang telah terdaftar untuk sertifikasi.”
Saya telah menetapkan target agar semua SPPG mendaftar untuk proses ini pada bulan Juni dan memperoleh sertifikat higiene dan sanitasi pada bulan Agustus,” ujarnya di Jakarta pada hari Kamis. Ia menekankan bahwa pencapaian target tersebut memerlukan sinergi yang baik antara lembaga-lembaga negara untuk memfasilitasi pendaftaran dan penerbitan sertifikat. “Sebagai Kepala Eksekutif Tim Koordinasi MBG, saya akan terus mendesak Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri untuk membantu mempercepat proses sertifikasi sambil tetap memperhatikan persyaratan yang ditetapkan bagi SPPG,” kata Deyang.
Mengenai langkah-langkah perbaikan, ia menyatakan bahwa BGN tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap dapur MBG yang tidak mematuhi protokol administratif, termasuk sertifikasi.”Kami akan mengeluarkan perintah untuk menghentikan sementara operasional SPPG yang belum mendaftar untuk sertifikasi higiene dan sanitasi,” tegasnya.Deyang menekankan bahwa penegakan yang ketat ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa program MBG berjalan sesuai dengan standar kualitas dan keamanan pangan guna menghindari dampak negatif.
Terpisah, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional dan Pemenuhan Gizi, Sony Sanjaya, mengatakan bahwa program prioritas nasional ini juga telah menciptakan lebih dari satu juta lapangan kerja di SPPG di seluruh negeri, menyoroti perannya dalam pemberdayaan masyarakat. dengan tegas.