Prabowo Kembali ke Indonesia, Disambut oleh Wakil Presiden Gibran
Liga335 daftar – TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah menyelesaikan serangkaian kunjungan kenegaraan ke Rusia dan Prancis, dan tiba kembali di Indonesia pada Rabu sore, 15 April 2026. Siaran langsung dari saluran YouTube Sekretariat Negara memperlihatkan kepala negara dan rombongannya mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta.
Prabowo tampak mengenakan kemeja safari berwarna cokelat muda yang dipadukan dengan topi biru tua. Di kaki tangga pesawat kepresidenan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdiri untuk menyambut kedatangan Prabowo. Selain Gibran, Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra juga hadir untuk menyambut Presiden.
Prabowo terlihat berjabat tangan dengan para pejabat yang berkumpul untuk menyambutnya. Presiden dan para pembantunya berbincang sebentar selama beberapa saat. Setelah itu, Prabowo memasuki pesawat kepresidenan kendaraan resmi.
SUV Maung berwarna putih dengan nomor plat RI 1 itu kemudian berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma. Presiden Prabowo melakukan kunjungan singkat selama dua hari ke Rusia dan Prancis. Pada 13 April 2026, Prabowo mengunjungi Istana Kremlin di Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Dalam pertemuan yang berlangsung selama total lima jam, Prabowo dan Putin membahas peningkatan kerja sama di berbagai bidang, termasuk energi, antariksa, pertanian, farmasi, pendidikan, dan perdagangan. Prabowo juga berkonsultasi dengan Putin mengenai situasi geopolitik global. Setelah pertemuan intensif dengan Putin di Moskow, Prabowo melanjutkan kunjungan kenegaraannya ke Paris, Prancis.
Prabowo tiba di Paris pada Senin malam, 13 April 2026, pukul 23.50 waktu setempat. Prabowo mengadakan pertemuan empat mata dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée di Paris pada Selasa sore, 14 April 2026.
Presiden Prabowo dan Macron membahas penguatan kerja sama bilateral di beberapa sektor selama t pertemuan mereka. Kerja sama ini mencakup hal-hal yang berkaitan dengan pengadaan peralatan pertahanan dan penguatan industri pertahanan, transisi energi dan pengembangan energi terbarukan, infrastruktur dan transportasi, serta pendidikan dan ekonomi kreatif.